Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

...

       Senja kembali datang membawa sebuah bayang, yang teramat   sulit untuk dilupakan         Aku merindukan mu....         Aku mencoba untuk mengajak mu bertemu, dengan harapan kita kembali menyatu. Kita kembali ke Cafe itu, Cafe yang dulu pernah membuat kita bersatu.            Kita seakan orang bisu, kau terdiam karena malu, sedangkan aku melamun memperhatikan wajah mu. Kau berbeda dengan dulu, dulu kau sangat senang jika di ajak ke tempat ini, sekarang senyum pun tidak kau utarakan seakan pertemuan ini teramat dipaksakan.           Lalu aku mencoba membuka percakapan dengan sebuah pertanyaan yang di kemas rapih dengan sebuah pengharapan, berharap kau menjawab dengan penuh perasaan.           Ternyata pengharapan itu hanya sebuah harapan kosong belaka, dia tidak menyertakan perasaannya kedalam jawabannya, dia menjawab seperluny...