Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

part 2

Gambar
                    Sampai di rumah, Aku lekas menuju kamar,dan segera melepaskan penat yang dari tadi menjadi beban. aku mencoba chat dengannya, dan dia membalasnya, kita pun berbagi cerita, hingga tak terasa, sudah larut malam sepertinya.               Dia sepertinya juga kelelahan, lalu pamit untuk tidur duluan, aku pun meng'iya'kan, lalu ku ucapkan selamat malam.                Lama kelamaan kita pun asik menjadi teman, padahal aku ingin kita menjadi pasangan, kita menjadi sangat dekat tapi kita tidak terikat.                     ''Sepertinya saya jatuh cinta dengan anda.''                 Hanya hati yang mampu berucap, ketika kamu selalu bilang kita hanyalah seorang sahabat.                 Persetan dengan ka...

...

              CANTIK. Sebuah definisi yang mampu menggambarkan tentangnya.               Pertama kali aku melihatnya, dia sedang menari bersama beberapa temannya dalam sebuah Pentas Seni. Dia terlihat canggung mugkin karena demam panggung, atau karena tidak melihat ku dari atas panggung.               Kita belum pernah bertemu sebelumnya, mungkin Pentas Seni adalah takdirnya. Aku melihatnya menari begitu buruk, tapi tak apalah karena tarian buruknya, dia jadi berbeda dengan yang lainnya.               Kemudian aku  bertanya, siapakah wanita yang menari dengan buruknya, entah mengapa aku menyukainya, apakah ini yang dinamakan cinta? ya, cinta pada pandang pertama.               Aku  tidak memerhatikan tariannya, hanya wajahnya yang ku perhatikan sedari tadi, membuatku ingin berdiri, lalu ikut menari. ...